Rasulullah ﷺ Teladanku

Ayo mencontoh Rasulullah ﷺ lewat kisah kehidupannya.

Tidak ada cerita atau kisah terindah dapat diberikan kepada anak-anak di usia dini kecuali kisah perjalanan manusia yang paling mulia. Dialah suri teladan umat Islam sepanjang masa, Rasulullah ﷺ.

Dengan menyuguhkan kisah teladan Rasulullah ﷺ, kita bukan hanya sekadar mengenalkan, melainkan juga menanamkan kecintaan di hati anak-anak kita terhadap Rasulullah ﷺ

“Sesungguhnya Rasulullah ﷺ adalah teladan yang baik bagimu”.

QS Al-Ahzab 21

Terbaru

Terlaris

Nabi Muhammad ﷺ dilahirkan dari keluarga yang mulia, yang berasal dari suku Quraisy, yang lebih di kenal dengan keluarga Hasyim. Berasal dari keluarga yang sangat sederhana namun mendapatkan kemuliaan dari Allah ﷻ

Abdullah adalah anak ke 10 dari Abdul Muthalib, merupakan anak yang sangat rajin dan patuh kepada ayahnya. Abdullah sangat disayang dibanding yang lainnya. Beranjak dewasa Abdullah menikah dengan Aminah binti Wahab. Setelah menikah Abdullah dan Aminah tinggal di kediaman Abdul Muthalib.

Berawal dari rasa iri melihat penduduk Yaman pergi berhaji ke kota Mekkah, Abrahah lalu membuat gereja di San’a, ibukota Yaman, agar penduduk Yaman pergi berhaji ke gereja ini dan bukan ke Mekkah. Berbagai cara dilakukannya agar penduduk Yaman tidak pergi ke Mekkah untuk berhaji, sampai pada usaha terakhir yaitu menghancurkan Ka’bah di kota Mekkah.

Allah ﷻ melindungi kota Mekkah saat penyerangan itu terjadi dengan mengirimkan berbondong – bondong burung yang membawa batu kerikil panas dari neraka untuk di lemparkan ke pasukan Abrahah. Seketika itu pula seluruh pasukan Abrahah kalah mengenaskan, Abrahah pun melarikan diri dalam keadaan tubuh hancur yang akhirnya meninggal.

Rasulullah ﷺ lahir pada 12 Rabiul awal atau 22 April tahun 571 M dalam keadaan yatim dan hanya diasuh oleh ibu dan kakeknya Abdul Muthalib.

Setelah ibunda Rasulullah ﷺ wafat, Rasulullah ﷺ diasuh kakeknya Abdul Muthalib, beranjak usia 8 tahun sang kakek meninggal dunia dan Rasulullah ﷺ  dirawat oleh pamannya, Abu Thalib. Rasullullah ﷺ sangat disayang, sampai diajaknya Rasullullah ﷺ ke negri Syam untuk berdagang.

Kejujuran dan sifat amanah Rasulullah ﷺ membuat Khadijah menjadi kagum. Akhirnya Rasulullah ﷺ meminang Khadijah dan mereka menikah. Saat menikah usia Rasulullah ﷺ adalah 25 tahun dan Khadijah 40 tahun. Mereka di karuniai 6 orang anak.

Agama Islam adalah agama wahyu, yang mana semua perintah dari Allah ﷻ di sampaikan ke Rasulullah ﷺ melalui Malaikat Jibril, dan apa yang di lakukan dan di katakan Rasulullah ﷺ adalah sesuai dengan apa yang di perintahkan Allah ﷻ kepadanya.

Al-Alaq ayat 1 – 5 adalah surah pertama dan merupakan wahyu pertama yang diterima Rasulullah ﷺ, dan selanjutya menerima wahyu-wahyu yang lain, yang diantaranya memerintahkan Rasulullah ﷺ untuk berdakwah.

Rasulullah ﷺ bersama dengan Abu Bakar hijrah ke Madinah pada malam hari setelah Allah ﷻ menolong Rasulullah ﷺ dengan membuat kaum Quraisy tertidur saat ingin mencelakai Rasulullah ﷺ.

Sesampainya di Madinah Rasulullah ﷺ membangun mesjid Nabawi bersama dengan para sahabat. Mendamaikan suku yang bertikai dan mempersaudarakan kaum Muhajirin dan kaum Anshar.

Umrah pertama yang akan dilakukan oleh Rasulullah ﷺ yaitu pada bulan Dzul Qa’dah tahun 6 H yang dalam perjalanannya Rasulullah ﷺ bersama para sahabat dihadang oleh kaum Quraisy Mekkah dan membuat perjanjian yang isinya agar Rasullullah ﷺ beserta para sahabat kembali ke Madinah dan dapat melaksanakan umrah pada tahun berikutnya.

Sepulang dari melaksanakan ibadah Haji, Rasulullah ﷺ merasakan kondisi tubuhnya yang kurang baik, sampai beliau ﷺ tidak sanggup untuk menjadi imam sholat berjamaah. Nafas terakhir dihembuskan manusia mulia kekasih Allah ﷻ ini pada usia ke 63 tahun, pada bulan Rabiul Awal tahun ke – 11 H.

Semoga salawat dan salam tetap tercurah kepadamu, Ya Rasulullah ﷺ.